AgroBiogen Volume 4 Nomor 1 April 2008_4

JURNAL AgroBiogen
Volume
4 Nomor 1 April 2008

 

Isolasi Identifikasi Bakteri Penghasil Xilanase serta Karakterisasi Enzimnya

(Nur Richana 1, Tun T. Irawadi 2, Anwar Nur 2, dan Khaswar Syamsu 3)

1 Balai Besar Penelitian dan Pengembangan Pascapanen Pertanian, Jl. Tentara Pelajar 12, Bogor 16114
2 Jurusan Kimia Fakultas MIPA, Institut Pertanian Bogor, Kampus IPB Baranangsiang, Jl. Pajajaran, Bogor 16144
3 Jurusan Teknologi Industri Pertanian, Fakultas Teknologi Pertanian, Institut Pertanian Bogor, Kampus Darmaga, Bogor 16680

ABSTRACT

Isolation and Identification of Xylanase Producing Bacteria and Characterization of Its Enzyme Properties. Nur Richana, Tun T. Irawadi, Anwar Nur, and Khaswar Syamsu. Xylanase is an extracellular enzyme produced by microorganisms. This enzyme is able to hydrolise xylane (hemicellulose) to produce xylooligosaccharide and xylose. Thermoalkaliphilic xylanase is an agent that can be used as a substitute in the pulp whitening process instead of chlorine. A study was done to isolate, identificate of bacteria and characterize xylanase. The isolation of xylanase producing bacteria has been done from soil and waste of starch industry. Colonies which produced clearing zone were presumed as xylanolytic bacteria and chosen for further screening. Identification of potential isolate in xylanase production was done using 16S ribosomal RNA sequencing. Isolate Bacillus pumilus RXA-III5 originated from lime or alkaline soil was more potential isolate in xylanase production than other 24 isolates. Precipitation of xylanase, that was done using ammonium sulphate followed by dialyzes produced xylanase of a higher specific activity (267.1 U.mg-1) than that using acetone (131.1 U.mg-1) and ethanol (186.65 U.mg-1). Xylanase was done at purification produced three fractions of xylanase. Xylanase characteristics consist of pH and temperature (9 and 50oC), Km and Vmaks value 6 mg.ml-1 and 0.2 mol.minute-1, respectively. The Fe2+ was the strongest activator and Mg2+ was the strongest inhibitor activity. This enzyme was detected as a cellulose-free xylanase. Xylanase is a prospective agent for bio-bleaching of paper.

Keywords: Isolation, identification, bacteria, xylanase.

Xilanase merupakan enzim ekstraseluler yang dapat menghidrolisis xilan (hemiselulosa) menjadi xilooligosakarida dan xilosa. Xilanase dapat dihasilkan oleh mikroba melalui proses fermentasi. Aplikasi xilanase untuk industri di antaranya untuk industri pangan, pakan, dan pemutih bubur kertas/pulp. Penggantian penggunaan klor dengan enzim xilanase untuk pemutihan pulp telah memberikan peluang untuk aplikasi bioteknologi dan sekarang telah digunakan pada beberapa pabrik kertas (Bourbonnais et al. 1997, Beg et al. 2000).
Xilanase dapat dihasilkan oleh mikroba melalui proses fermentasi, yang biasanya dihasilkan oleh bakteri atau khamir. Untuk pembuatan kertas diperlukan xilanase yang bersifat termostabil dan tahan pada pH alkali. Xilanase komersial untuk proses pemutihan pulp telah mulai dipasarkan. Namun demikian semua enzim komersial ini masih belum memenuhi kriteria ideal yang dibutuhkan untuk aktivitas enzimatik yang diperlukan, yaitu aktivitas optimum pada pH 10 dan suhu lebih dari 90oC (Kulkarni dan Rao 1996). Oleh karena itu, masih diperlukan upaya untuk mencari galur mikroba unggul yang tahan pada pH dan suhu tinggi (alkalofilik termofilik), atau setidaknya tahan pada pH tinggi.
Upaya pemanfaatan enzim dari mikroba potensial hasil isolasi diperlukan pengetahuan mengenai karakteristik dari enzim yang dihasilkan. Pencirian suatu enzim di laboratorium, dilakukan dengan menetapkan kinetika enzim, nilai Km, Vmaks dan aktivitas tertinggi. Untuk maksud tersebut serangkaian percobaan dilakukan pada suhu dan pH tetap dan menggunakan substrat yang sesuai. Aktivitas enzim dipengaruhi oleh konsentrat substrat, aktivator, inhibitor spesifik enzim tertentu, pengaruh senyawa nonspesifik seperti garam dan bufer, pH, kekuatan ionik, suhu, dan dalam beberapa kasus dipengaruhi oleh interaksi dengan protein atau membran (Tucker 1995).
Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan isolat bakteri penghasil xilanase serta mengetahui karakter enzim xilanase yang dihasilkan. Karakter enzim meliputi kondisi katalitik (aktivitas) optimum (pH dan suhu), kinetika enzimatik (Km dan Vmaks), kestabilan enzim, sifat, perilaku inhibisi, dan aktivitasnya, serta kemampuan xilanase menghidrolisis substrat.

Download artikel lengkap (PDF)



wso shell indoXploit shell wso shell hacklink hacklink satışı hacklink satış deface mirror wso shell