Prosiding Seminar Tahun 2001_13

PROSIDING TAHUN 2001
Seminar Hasil Penelitian Rintisan dan Bioteknologi Tanaman

Bogor,
30-31 Januari 2001
—— ————————



Perbanyakan In Vitro dan Pengujian Lanjutan
pada Nomor-nomor Harapan Panili dan Lada yang Tahan Penyakit


(
Gati, E., D. Sukmadjaja, I. Mariska, Hobir, M. Tombe,
M. Kosmiatin, Y. Rusyadi dan S. Rahayu)

 

ABSTRAK

Panili dan lada merupakan komoditas ekspor yang potensial untuk dikembangkan, namun salah satu masalah utama dalam pengembangannya adalah penyakit yang disebabkan Fusarium oxysporum pada panili dan Phytopthora capsici pada lada. Untuk mengatasi masalah tersebut dilakukan penelitian :1) Keragaman somaklonal pada panili dengan meradiasi beberapa tahap perkembangan embrio somatik dan biji; 2) Seleksi in vitro pada lada dengan menyeleksi kalus dengan media yang mengandung filtrat dari P. capsici. Penelitian tersebut telah dilakukan sejak TA. 1996/1997. Untuk TA 2000 dilakukan pengujian pada nomor-nomor harapan panili yang telah ditanam di Sukamulya, untuk selanjutnya ditanam di Bali (kedua lokasi tersebut telah tercemar oleh penyakit busuk batang panili). Untuk tanaman lada, dilakukan percobaan perakaran dari nomor-nomor baru hasil regenerasi kalus yang telah diseleksi. Perakaran dilakukan dengan media yang diberi IBA. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 45 nomor panili yang telah ditanam di Sukamulya setelah diuji ada 23 nomor yang tahan dan selanjutnya ditanam di Bali. Dari pertanaman yang ada di Sukamulya terdapat 3 nomor yang sudah berbuah dan untuk nomor CBBb (70) ukuran buahnya melebihi ukuran buah umumnya. Untuk penelitian lada menunjukkan bahwa penggunaan zat pengatur tumbuh IBA menghasilkan perakaran yang lebih baik dibandingkan NAA. Nomor-nomor yang telah berakar (4 nomor) telah diaklimatisasi di rumah kaca.

Kata kunci : Panili, Vanilla planifolia, lada, Piper nigrum, seleksi in vitro, variasi somaklonal, radiasi, Fusarium oxysporum, Phytopthora capsici

ABSTRACT

In vitro propagation and further testing of disease resistant clones of pepper and vanilla. Vanilla and pepper are potential export comodity to be developed, but one of the main problem is disease attacked by Fusarium oxysporum in vanilla and Phytopthora capsici in pepper. To disolve the problems experiments were conducted: 1) somaclonal variation by radiation in many stages of develop somatic embryo and seed of vanilla, 2) in vitro selection of pepper with callus selection by medium containing filtrat of P. capsici.. The experiments were conducted since 1996/1997. In the fiscal year of 2000 vanilla clones were tested in Sukamulya and will be planted in Bali (both of the locations polluted by stem rot vanilla disease). Rooting experiment from new numbers of pepper regenerated from selected callus. The Rooting grow in enriched media with IBA. The result of the experiment showed that 23 from 45 number of vanilla that planted in Sukamulya is resistant after tested and will be planted in Bali. Three number from population in Sukamulya were fruit and CBBb number (70) had fruit longer size than that of common. From pepper the experiment showed that using IBA growth regulator produced root better than that of NAA. The rooted clones (4 number) aclimatized in green house.

Key word : Vanilla, Vanilla planifolia, pepper, Piper nigrum, in vitro selection, somaclonal variation, radiation, Fusarium oxysporum, Phytopthora capsici

Download artikel lengkap (PDF)



instagram takipçi hilesi hacklink c99 shell Google