Workshop Genomik

Mengawali bulan Maret 2012, Badan Litbang Pertanian menyelenggarakan Workshop 2 hari (1-2 Maret 2012) tentang Riset Genomik dimana BB Biogen ditunjuk sebagai host-nya. Bertempat di Auditorium Dr. Ir. M. Ismunadji, Workshop yang dihadiri oleh para ahli genomic dan marka molekuler dari UK/UPT lingkup Badan Litbang Pertanian, menampilkan dua orang narasumber dari Orion Genomics-St.Louis-USA yang kebetulan sedang berkunjung ke Indonesia dalam rangka penjajagan kerjasama di bidang genomik dengan Kementerian Pertanian. Workshop dibuka oleh Kepala Balai Besar Penelitian dan Pengembangan Bioteknologi dan Sumberdaya Genetik Pertanian (BB Biogen), kemudian dilanjutkan dengan sambutan dari President and Chief Executive Officer Orion Genomics, Mr. Nathan D. Lakey, MBA. Materi workshop diawali presentasi dari Dr. I Made Tasma, MSc (BB Biogen) dengan judul “The Use of Advanced Genomics Technologies for Crop and Animal Improvements”. Pada presentasinya, Dr. made Tasma juga menyampaikan tentang status dan program penelitian genomics di BB Biogen. Kemudian dilanjutkan dengan materi kedua oleh Dani Satyawan, MSc (BB Biogen) tentang “Jatropha and Cocoa Genome Project” dan materi ketiga oleh Dr. Dwinita W. Utami (BB Biogen) tentang “Genome Wide Survey in Indonesian Rice Lines”. Dan materi keempat disampaikan oleh Dr. Untung Susanto dari BB-Padi, Sukamandi dengan topic “Rice Breeding Program assissted by Molecular Markers”. Diskusi yang dilakukan setiap selesai presentasi berlangsung sangat menarik dan produktif karena sebagian peserta adalah para peneliti marka molekuler dan genomic. Kepala BB Biogen pada kesimpulan workshop hari pertama menyatakan bahwa dampak secara ekonomi dari penelitian padi perlu dipertimbangkan, prioritas dan langkah-langkah yang tepat perlu dilakukan bila ingin membuat proposal, mengharapkan bahwa pertemuan lanjutan bisa menampilkan roadmap dari penelitian yang dipresentasikan agar bisa didiskusikan. Pada hari kedua, workshop dilanjutkan dengan pemaparan status dan perkembangan penelitian genom kedelai dan pemuliaan sapi. Status dan perkembangan penelitian genom kedelai disampaikan oleh Dr. I Made Tasma (BB Biogen), sedangkan pemuliaan sapi disampaikan oleh Dr. Anneke (Peneliti Puslitbang Peternakan). Diskusi pada hari kedua juga berlangsung menarik dan produktif, beberapa masukan disampaikan oleh Nathan D. Lakey dan Dr. Arief Budiman dari Orion Genomic, diantaranya bahwa resekuensing akan lebih tepat dilakukan pada tanaman yang sudah ada referensinya, seperti kedelai dan padi. Sedangkan untuk jarak pagar agak sulit, karena belum ada referensinya. Pada akhir diskusi disampaikan beberapa catatan penting oleh Kepala BB Biogen, yaitu penelitian genomic sebaiknya direncanakan target timelinenya, serta strategi untuk team dari Indonesia dan Orion agar dapat saling bekerja sama secara seimbang dan memberikan pelatihan tentang proyek ini agar tidak ada salah pengertian. Juga penjelasan tentang keuntungan secara ekonomi dan menghindari persepsi yang berlebihan tentang potensi teknologi yang digunakan. Genomic research adalah kerjasama antara peneliti di bidang molekular dan ilmu-ilmu lain seperti pemuliaan, entomolog, dll. Prioritas penelitian sebaiknya pada tanaman yang sudah ada referensi genomnya, sedangkan untuk yang belum ada referensi sebaiknya dipilih tanaman yang berumur pendek. Dari hasil diskusi dua hari ini, akan disusun bersama antara Badan Litbang dan Orion genomics sebuah program Jumpstart dan jangka panjang untuk riset genomic di Badan Litbang Pertanian. Usulan program ini akan diserahkan kepada Kepala Badan Litbang Pertanian.  
instagram takipçi hilesi hacklink c99 shell Google