Halal bi Halal BB Biogen

Sambutan Ka Balai BB Biogen
Sambutan Ka Balai BB Biogen
Senin pagi, 27 Agustus 2012 seluruh karyawan BB Biogen berkumpul di Auditorium Dr. Ir. M Ismunadji untuk bersama-sama menghadiri acara Halal bi Halal. Sengaja acara ini dilaksanakan seminggu setelah lebaran agar para karyawan yang mudik sudah kembali ke Bogor. Acara Halal bi Halal diawali dengan pembacaan kitab suci Al-Qur’an dan terjemahannya, kemudian dilanjutkan dengan sambutan oleh Kepala BB Biogen, Bpk. Dr. Karden Mulya. Dalam sambutannya beliau mengatakan bahwa tradisi Halal bi Halal sebenarnya hanya ada di Indonesia. Meskipun tidak ada tuntunan dalam ajaran Islam, namun tradisi ini tidak dilarang karena intinya adalah silaturahim dan saling maaf memaafkan. Momen Idul Fitri memang sangat tepat dimanfaatkan untuk saling memaafkan, meskipun hal tersebut bisa dilakukan kapan saja. Pada kesempatan yang baik ini, Bapak Kepala BB Biogen atas nama pribadi, keluarga dan Balai menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh karyawan BB Biogen atas segala kekhilafan dan kesalahan baik yang disengaja maupun tidak disengaja selama memimpin BB Biogen. Beliau berharap dan berdoa semoga tahun depan masih bisa dipertemukan dengan bulan Ramahan lagi. Serta mengajak kepada seluruh karyawan agar mempersiapkan diri untuk menyongsong bulan Ramadhan tahun depan. Selanjutnya, acara inti Halal bi Halal diisi dengan Tausyiah oleh Ustadz Bpk. Dr. Adi Junjunan dari kantor Bakosortanal, Cibinong. Pada ceramahnya, beliau mengupas arti dan makna dari “KUPAT” yang biasa menjadi hidangan atau menu wajib lebaran. Kupat atau Ketupat sebenarnya berasal dari jaman “Wali Sanga”, yaitu “Sunan Kalijaga” yang bermakna “LAKU PAPAT”. Yang dimaksud Laku papat adalah: 1) Lebaran, 2) Luberan, 3) Leburan dan 4) Laburan. Lebaran, artinya kita umat Islam telah berhasil menyelesaikan ibadah puasa sebulan penuh. Luberan, artinya umat Islam telah  banyak melakukan amal kebajikan selama bulan ramadhan, sehingga insyaAllah akan penuh dengan pahala ramadhan. Leburan, artinya dengan puasa dan ibadah-ibadah lain selama ramadhan insyaAllah telah lebur atau hapus semua dosa-dosa kita sebelumnya. Laburan, artinya hati kita telah kembali putih bersih tidak ada lagi noda-noda atau dosa-dosa. Nah itulah sebenarnya makna yang terkandung dalam “KUPAT”.  Pak Ustadz mengingatkan agar momentum fitri atau suci hati ini harus tetap dijaga dengan cara terus mendekatkan diri dengan Allah dan mengisi hari-hari dan bulan-bulan berikutnya dengan amal ibadah yang baik dan konsisten. Beliau mengatakan bahwa bulan Syawal artinya bulan “Peningkatan”, sehingga keimanan dan ketaqwaan kita harus semakin meningkat selepas menjalani bulan “pembakaran” arti dari bulan ”Ramadhan”, karena selama sebulan kita berusaha mensucikan/membakar dosa-dosa kita. Jangan sampai sehabis lebaran kita “LIBURAN” bermalas-malasan bekerja dan beribadah karena merasa sudah banyak pahala dan tanpa dosa. Beliau mengingatkan apakah ada jaminan bahwa kita bisa bertemu lagi dengan bulan Ramadhan tahun depan ? Untuk itu pada akhir ceramahnya beliau mengajak berdoa bersama semoga kita senantiasa istiqomah dan dapat berjumpa lagi dengan Ramadhan yang akan datang.
Silaturahmi
Silaturahmi
Badan Litbang Bioteknologi & Sumberdaya Genetik Pertanian, Kampus Penelitian Pertanian, Cimanggu, Kota Bogor

BB Biogen

Badan Litbang Bioteknologi & Sumberdaya Genetik Pertanian, Kampus Penelitian Pertanian, Cimanggu, Kota Bogor

wso shell indoXploit shell wso shell hacklink hacklink satışı hacklink satış deface mirror wso shell