Persiapan Pelepasan Calon Varietas Aren Bengkulu

Aren merupakan salah satu tanaman Palma penghasil nira yang diolah menjadi gula, ethanol, cuka dan sebagainya. Keberadaan tanaman Aren di Provinsi Bengkulu sudah diketahui sejak dahulu. Penyebarannya meliputi tiga kabupaten yaitu Rejanglebong, Lebong dan Kepahiang dengan luasan kurang lebih 4000 ha. Melalui kegiatan KP4S 2016-2017 dari Balitbangtan telah dilakukan identifikasi karakteristik fenotipe, molekuler dan pengamatan potensi produksinya.

Hasil identifikasi diperoleh bahwa terdapat aren tipe semi-dalam yang memiliki karakter mulai berbunga umur 7-8 tahun, tinggi pohon relatif pendek yaitu 7-13 m dan produksi nira 15-25 liter perpohon per hari. Aren tipe medium ini dikenal petani setempat berbeda beda sesuai daerah sentra produksi. Di Rejang Lebong dikenal dengan sebutan ‘Aren Kapur’ sedang di Lebong lebih dikenal sebagai “Aren Gajah”mendominasi populasi pertanaman yang diamati di lapang yaitu sekitar 75%, selain tipe Genjah dan tipe Dalama yang juga ditemukan di Bengkulu.

Dalam rangka persiapan pelepasan yang direncanakan di akhir tahun 2018, pada tanggal 13-16Oktober 2017 telah dilakukan koordinasi dengan Pemda Bengkulu dilanjutkan dengan identifikasi Pohon Induk Terpilih (PIT) serta pengamatan di daerah pengembangan. Koordinasi dilakukan di Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan Provinsi Bengkulu. Kegiatan ini merupakan kerjasama Balitbangtan (BB Biogen, Balit Palma, BPTP Bengkulu) dan Faperta IPB dengan Pemda Provinsi Bengkulu. Pada akhir tahun 2017 dan tahun 2018 Pemda Bengkulu akan mengalokasikan dana untuk mendukung persiapan pelepasan varietas tersebut. Untuk melengkapi data pelepasan telah dilakukan seleksi calon pohon induk di tiga sentra produksi nira di kabupaten Rejanglebong. Sebanyak masing-masing 30 pohon akan diamati karakter morfologi dan produksi nira selama 3 bulan.

Selain itu telah diamati juga karakteristik Aren tipe Semi Dalam di Kabupaten Lebong dan Kapahiyang yang merupakan daerah pemekaran Kabupaten Rejanglebong. Berdasarkan observasi sebaran populasi aren dan petani nira paling banyak ditemukan di Rejanglebong kemudain diikuti Kapahian dan Lebong. Calon varietas Aren dari Bengkulu ini diharapkan menjadi varietas Aren ketiga setelah Aren tipe Genjah Kutai Timur (asal Kaltim) dan Aren tipe Dalam Toumuung (asal Tomohon, Sulut) yang telah dirilis sebelumnya oleh Balit Palma Balitbangtan, Kementerian Pertanian. Nama yang akan diusulkan untuk calon varietas baru ini adalah Aren Smulen ST-1 Bengkulu. ‘Smulen’ memiliki arti ‘Gadis’ dalam bahasa Bengkulu. Semoga lancar dan sukses pelepasan varietasnya.

Kegiatan identifikasi tetua induk persilangan (TIP)
Jajaran staf yang terlibat dalam kegiatan persiapan pelepasan varietas aren Bengkulu dari BB Biogen, IPB, Balai Penelitian Palma, Pemerintah Daerah Provinsi Bengkulu dan BPTP Provinsi Bengkulu.
instagram takipçi hilesi hacklink c99 shell Google