Balitbangtan Hasilkan Cabai Lebih Pedas

Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian (Balitbangtan), Kementerian Pertanian mengenalkan tiga teknologi inovasi bioteknologi unggulan yang siap mendukung swasembada komoditas prioritas seperti padi, cabai, bawang dan juga tebu.

“Tiga tiga teknologi itu yakni padi ciherang aromatik, teknologi cabai Carvi-SP dan Feromon pengendali hama penggerek tebu,” kata Kepala Balai Besar Penelitian dan Pengembangan Bioteknologi Pertanian, Mastur di Kampus Balitbangtan Cimanggu, Kota Bogor, Jawa Barat, Selasa (14/8 2018).

Mastur menyebutkan teknologi padi Ciherang Aromatik ini merupakan hasil inovasi menggunakan bioteknologi yang aman bagi manusia dan lingkungan dengan menggunakan marka. “Jadi Ciherang yang ada saat ini kita perbaiki dengan menghasilkan padi ciherang yang lebih wangi,” kata Mastur.

Selanjutnya teknologi cabai Carvi Agrihorti Prioritas yang memiliki kandungan capsaisin tinggi serta tahan terhadap virus belang. Dihasilkan oleh peneliti Balitbang Pertanian Kementan. “Namanya cabai Carvi, kerja sama dengan Balai Penelitian Sayuran, mempunyai kelebihan produksi cabai lebih tinggi, perbaikan dari cabai blora ditingkatkan produksinya hingga mencapai 30 ton per hektare,” kata Mastur.

Teknologi selanjutnya Feromon pengendali serangga hama penggerek tebu, merupakan hasil inovasi peneliti madya Batlitbang Pertanian, I Made Samudera. “Feromon ini untuk mengendalikan hama tebu, pucuk penggerek batang. Dengan teknik ini tentu aman lingkungan, lebih efektif dan mudah,” kata Mastur.

Mastur menambahkan, ketika teknologi inovasi yang dihasilkan Batlitbang Pertanian tersebut sudah mulai dalam tahap pengembangan. Seperti varietas padi, dilakukan perbanyakan benih dengan menggandeng perguruan tinggi, perusahaan, dan pemerintah daerah.

Sumber: Krjogja.com

Foto: Andika Bakti
wso shell indoXploit shell wso shell hacklink hacklink satışı hacklink satış deface mirror wso shell