Perluas Inovasi Pertanian, Balitbangtan Tingkatkan Kolaborasi

Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian (Balitbangtan) terus meningkatkan kolaborasi dengan berbagai pihak agar inovasi hasil penelitian dapat dirasakan masyarakat luas, bukan hanya di tingkat nasional tapi juga internasional. Hal tersebut disampaikan Sekretaris Balitbangtan, Prama Yufdi usai menghadiri acara penutupan Ritech Expo 2019 di Lapangan Puputan Renon, Denpasar Bali, Rabu (28/8/2019).

“Yang kita lakukan sekarang adalah bekerjasama secara internal di Kementerian Pertanian, kemudian bekerjasama dengan lembaga-lembaga terkait di Indonesia seperti lembaga riset, perguruan tinggi, perusahaan swasta, bahkan lembaga penelitian luar negeri sehingga inovasi kita tidak hanya dikenal di dalam negeri tapi juga di luar negeri,” ujar Prama.

Selain kolaborasi, Prama menilai bahwa mengikuti pameran juga dianggap sebagai upaya yang tepat untuk menyebarluaskan inovasi pertanian, sehingga penting bagi Balitbangtan terlibat dalam Ritech Expo 2019 yang berlangsung sejak 25-28 Agustus ini.

“Balitbangtan itu adalah lembaga penelitian dibawah kementerian yang terbesar di Indonesia. Kita punya 1700 peneliti, 500 penyuluh dan fungsional lainnya dengan total SDM 7.000 orang. Oleh karena itu guna memperkaya khasanah inovasi teknologi indonesia, kita harus ikut event seperti ini untuk memperkenalkan semua invensi dan inovasi yang kita punya,” jelas Prama.

Prama mencontohkan, 90 persen varietas unggul padi yang beredar di masyarakat adalah produk Balitbangtan, begitu juga dengan teknologi lain yang telah menghiasi pembangunan pertanian di indonesia. Hal tersebut sesuai dengan amanah Wakil Presiden Republik Indonesia Jusuf Kalla untuk memanfaatkan hasil penelitian.

“Tadi wakil presiden menyampaikan yang penting adalah inovasi itu bermanfaat bagi masyarakat dan kita sudah buktikan itu,” tutup Prama.

Sebelumnya, Jusuf Kalla (JK) hadir dalam acara puncak Ritech Expo 2019 dan memberi arahan terkait perkembangan teknologi di Indonesia. Usai memberi arahan, JK menyambangi seluruh stand termasuk stand Balitbangtan. Pada kesempatan tersebut, Prama Yufdi sempat mengenalkan sejumlah hasil penelitian sebelum akhirnya JK melanjutkan kunjungannya ke stand lain.

Ritech Expo sendiri merupakan pameran tahunan yang diselenggarakan Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi dengan menampilkan berbagai hasil riset dan inovasi dibidang teknologi. Pameran ini menyajikan berbagai produk inovasi unggulan dari perguruan tinggi, lembaga riset, industri, hingga para inovator yang keseluruhannya merupakan karya anak Bangsa.

Pada kesempatan ini Balitbangtan menampilkan sejumlah teknologi hasil penelitian dari unit kerja dan unit pelaksana teknis di bawah Balitbangtan yang telah ditetapkan sebagai Pusat Unggulan IPTEK (PUI) seperti teknologi kultur jaringan, nanoteknologi, bioteknologi dan beberapa teknologi lainnya. (Andika Bakti)