Inpari HDB

Hawar daun bakteri (HDB) diketahui sebagai penyakit penting tanaman padi. Varietas Inpari HDB tahan terhadap penyakit HDB. Varietas unggul ini juga dihasilkan melalui teknologi kultur antera dengan memanfaatkan spesies padi liar Oryza rufipogon sebagai sumber ketahanan terhadap organisme pengganggu tanaman (OPT).

Selain tahan HDB, varietas Inpari HDB juga tahan terhadap wereng batang coklat yang merupakan hama utama tanaman padi. Gen ketahanan yang dimiliki Inpari HDB berbeda dengan gen ketahanan pada varietas unggul terdahulu.

Pengujian di beberapa lokasi menunjukkan varietas Inpari HDB berdaya hasil relatif lebih tinggi 0,10-0,25 ton GKG per hektar dibanding varietas Ciherang. Daya hasil HDB dan Ciherang rata-rata 6,76 ton dan 6,62 ton GKG per hektar. Mampu menekan serangan OPT utama di daerah endemik.