Rapat Evaluasi dan Pengkayaan Program #BEKERJA Kementan di Kab. Majalengka

Kegiatan Rapat Evaluasi dan Pengkayaan Program #BEKERJA Kementan di Kab. Majalengka dilaksanakan pada hari Kamis, tanggal 7 November 2019, dihadiri oleh 119 orang peserta yang terdiri dari 3 Perwakilan Kecamatan (Maja, Sukahaji, dan Palasah), 56 orang pendamping desa, 1 orang TKSK, 8 orang petugas vaksinator, dan 4 Koordinator Pendamping Desa serta Tim #BEKERJA dari Kementan. Dalam kegiatan ini Kepala Bidang Peternakan Dinas Pertanian dan Perikanan Kab. Majalengka drh. Hari Imam Santoso hadir mewakili Kepala Dinas, sekaligus menyampaikan arahan dari Kepala Dinas dan membuka rangkaian acara.

Selain mengundang Hari dari Dinas setempat, Kementan juga mengundang beberapa narasumber yaitu Kepala BB Biogen Mastur, M.Si, Ph.D yang juga merupakan Penanggung Jawab program #BEKERJA di Kabupaten Kuningan, Sumedang, Majalengka, dan Pekalongan, Rissa Indriyani, S.Si dari BB Litvet, Prof. Sofjan Iskandar sebagai Tim Pakar Program #BEKERJA, dan Mohamad Farid Ridhillah dari Balitnak.

Rangkaian acara dimulai dengan pemaparan mengenai perkembangan bantuan ayam dari Kementan di Kab. Majalengka dan pembukaan oleh Kabid Peternakan drh. Hari Imam Santoso. Dalam pemaparannya Hari menjelaskan mengenai perkembangan program #BEKERJA dari Kementan yang sudah terlaksana sampai saat ini.

“Diawali perencanaan yang baik, mulai dari sosialisasi di tingkat Kabupaten, tingkat kecamatan, dan bimtek tingkat RTM-P yang mendapatkan bantuan program #BEKERJA ini semua diikutsertakan agar belajar dan mengetahui cara memelihara ayam KUB dengan baik. Dampak positif dari pemberian bantuan ini populasi ayam di Kab. Majalengka kian meningkat dan harganya juga lebih stabil dan lebih terjangkau oleh masyarakat, apalagi yang menerima bantuan ayam saat ini mereka sudah bisa menikmati hasil dari beternak ayam dari Kementan bahkan bukan dari ayamnya saja tapi juga dari telurnya itu sendiri bisa dikonsumsi atau bisa juga dijual atau ditetaskan untuk menambah populasi ayamnya. Tentu ini fakto-faktor yang dapat meningkatkan perekonomian masyarakat yang tadinya kurang mampu dari segi perekonomiannya namun dengan adanya bantuan ini benar-benar ditekuni dan diseriuskan merawat dan mengembangbiakan ayam bantuan dari kementan hingga berhasil,” tuturnya.

Setelah pembukaan, acara dilanjutkan dengan serah terima mesin tetas dari pihak Kementan yang diwakili oleh Ka BB Biogen selaku penanggung jawab program #BEKERJA kepada Kepala Dinas Pertanian dan Perikanan Kab. Majalengka yang diwakili oleh Kabid Peternakan. Acara dilanjutkan dengan evaluasi Program #BEKERJA di tiga Kecamatan yaitu, Kecamatan Maja, Sukahaji, dan Palasah oleh Mastur, M.Si, Ph.D

Dalam presentasinya Mastur menjelaskan capaian Program BEKERJA yang cukup baik. Banyak RTM yang merasa terbantu oleh program ini. Setelah Evaluasi Program #BEKERJA, acara dilanjutkan dengan bimbingan teknis dengan tema dan narasumber sebagai berikut: Bimtek Biosecurity oleh Rissa Indriani, S.Si , Bimtek Mandiri Pakan oleh Prof. Sofjan Iskandar, Bimtek Penetasan Telur oleh Mohamad Farid Ridhillah, dan pemaparan terkait Kelembagaan Budi Daya Ayam KUB oleh drh. Hari Imam Santoso.

Dalam kegiatan ini disampaikan juga apresiasi dengan memberikan cinderamata kepada Pendamping Desa yang selama pelaksanaan kegiatan sangat kooperatif dan tertib menyampaikan laporan serta berperan aktif dalam penyelesaian dokumen dan lain-lain. Cinderamata kepada para pendamping desa terbaik disampaikan langsung oleh Kepala BB Biogen Ir. Mastur, Kepala Tata Usaha BB Biogen Drs. Pandoyo, MM, Kepala Bidang Program dan Evaluasi Nur Azizah, M.Si. dan Penanggung Jawab Program #BEKERJA Kab. Majalengka Ir. R.A. Sonny Wibisono. (Hasni Zulfikar)