Tanam Jagung di Pematang Sawah, Mentan Puji Petani Jagung Lamongan

Berita

 152 total views,  3 views today.

Lamongan –Menteri Pertanian (Mentan), Amran Sulaiman, mengaku terkesima setelah melihat pematang sawah yang ditanami jagung di sepanjang perjalanan menuju lokasi panen raya di Desa Mojorejo Kecamatan Modo, Kabupaten Lamongan, Rabu (6/02).

Menurut dia, jagung yang ditanam oleh sejumlah petani di pematang sawah desa setempat menunjukkan bahwa potensi pertanian jagung sangat bagus. Sebab, lahan yang semestinya tidak untuk ditanami mampu dimanfaatkan oleh petani.

“Saya sangat bangga sekali, para petani di Lamongan sampai lahan pematang sawah sekalipun ditanami jagung. Ini menandakan jika hasil pertanian mereka tidak merugi,” kata Amran, yang diikuti dengan tepuk tangan dari peserta panen raya.

1. Kebutuhan jagung di pasar sangat tinggi

Amran menilai, jagung yang ditanam di lahan persil milik Perhutani itu, dapat menjawab kebutuhan pasar yang semakin meningkat setiap tahunnya. Tentunya upaya ini perlu mendapatkan dukungan dari semua pihak. “Saya yakin dengan melihat hamparan jagung dengan luasannya seperti ini. Ini dapat memenuhi kebutuhan pasar di Indonesia,” jelasnya.

2. Pemerintah akan menyediakan kebutuhan petani

Melihat keberhasilan petani jagung di Lamongan tersebut, Amran juga meminta semua pihak ikut mendukung kemajuan para petani. Upaya yang bisa dilakukan misalnya dengan menyediakan pupuk bagi dengan harga yang lebih murah dan memberikan bantuan benih jagung, serta menyediakan alat-alat yang dibutuhkan oleh petani jagung. “Sampaikan saja apa yang dibutuhkan, mumpung saya ada disini. Nanti kita akan bantu,” kata Amran.

3. Pertanian di era Jokowi-JK sudah membaik

Amran juga mengklaim di era pemerintahan Jokowi-JK ini, siklus pertanian sudah berjalan dengan baik. Jika sebelumnya pemerintah pusat masih menggantungkan impor jagung dari negara lain, saat ini pemerintah telah mengekspor jagung ke beberapa negara, seperti Malaysia dan Filipina. Tentunya keberhasilan ini akan terus dipertahankan hingga akhirnya para petani dapat merasakan hasil bercocok tanamnya. “Kalau dulu kita terus impor, jagung karena banyaknya permintaan. Tapi saat ini sudah kebalikannya,” imbuhnya.

4. Sejumlah Muspida ikut hadir dalam acara panen raya

Selain Mentan Amran Sulaiman, sejumlah pejabat teras juga ikut dalam kegiatan tersebut, diantaranya Wakil Ketua Komisi IV DPR-RI Viva Yoga, Wakil Bupati Lamongan Kartika Hidayati, Kasdam V Brawijaya, Bambang Ismawan dan Danrem 0812 Mojokerto, Kolonel Arm Ruli Candrayadi, Kepala Dinas Pertanian Provinsi Jatim, Dirjen Kementrian Pertanian dan petugas penyuluh pertanian dari Kabupaten Lamongan dan provinsi. Dalam acara tersebut Mentan dan sejumlah pejabat langsung melakukan panen raya dengan memetik jagung-jagung yang sebelumnya sudah disiapkan panitia.

Sumber:https://jatim.idntimes.com/