Balitbangtan Raih Peringkat Pertama dalam Keterbukaan Informasi Publik

Berita

 59 total views,  2 views today.

Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian (Balitbangtan) meraih peringkat 1 dalam Keterbukaan Informasi Publik kategori eselon I. Peringkat ini disampaikan dalam acara Anugerah Keterbukaan Informasi Publik Lingkup Kementerian Pertanian 2020 di Ruang Teater Kementan, Jakarta, Selasa (15/9/2020).

Usai diumumkan, Sekretaris Jendral Kementan, Dr Momon Rusmono langsung memberikan penghargaan kepada Kepala Balitbangtan, Dr Fadjry Djufry serta pemenang lainnya.

Selain Balitbangtan, terdapat empat unit lain yang masuk dalam nominasi Keterbukaan Informasi Publik kategori eselon I, yakni Badan Karantina Pertanian, Badan Ketahanan Pangan, Inspektorat Jenderal, dan Dirjen Tanaman Pangan.

Sementara untuk kategori eselon II, peringkat satu diraih oleh PPMKP Ciawi, disusul oleh Balai Besar Pelatihan Pertanian Ketindan, Pusat Veteriner Farma Surabaya, Balai Besar Pengembangn Mekanisasi Pertanian, dan Balai Besar Uji Standar Karantina Pertanian.

Pada eselon III, peringkat satu diraih oleh Balai Embrio Ternak Cipelang, disusul oleh Balai Karantina Pertanian Kelas I Denpasar, Balai Karantina Pertanian Kelas II Palu, Stasiun Karantina Pertanian Kelas I Bengkulu, dan Balai Penelitian Tanaman Industri dan Penyegar.

Kepala Biro Humas dan Informasi Publik Kementan, Kuntoro Boga Andri menyebutkan, pemeringkatan yang dilakukan merupakan bagian dari monitoring pelayanan publik dalam rangka mengukur pelaksanaan pengelolaan layanan informasi sesuai amanat Undang-Undang Nomor 14 tahun 2008, tentang Keterbukaan Informasi Publik.

Pada tahun ini, pelaksanaan monitoring dan evaluasi dilakukan pada 175 Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) unit kerja dan 234 unit pelaksana teknis lingkup pelayanan informasi di Kementan.

Penilaian dilakukan dengan cara melihat, mengamati situs web, portal PPID, self assessment questioner, serta komitmen penyediaan layanan informasi publik oleh pimpinan.

“Alhamdulillah pada tahun ini terjadi peningkatan penialain yang dilakukan oleh tim juri terkait dengan kualitas layanan di Kementan. Tentu ini berkat dukungan dan kerja keras para pimpinan unit kerja, pada dirjen, dan tentu pimpinan tertinggi Kementan, Menteri Syahrul Yasin Limpo,” jelas Kuntoro.

Sementara itu, Sekretaris Jendral Kementan, Dr Momon Rusmono menegaskan bahwa ketebukaan informasi publik lingkup Kementan harus terus maju dari tahun ke tahun.

“Terkait dengan keterbukaan informasi publik, insya Allah untuk sarana-prasarananya akan kami jaga dan terus tiangkatkan,” ujar Momon. (AB)