Gelar Rakor, Kepala Balitbangtan Paparkan Berbagai Capaian

Berita

 128 total views,  3 views today.

Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian (Balitbangtan) Dr. Fadjry Djufry menyampaikan sejumlah capaian pada pembukaan rapat koordinasi (rakor) Balitbangtan di Hotel Le Eminence, Cianjur, Jawa Barat, Senin malam (9/11/2020).

Salah satu yang disampaikan adalah penghargaan yang diterima dari Kementerian Hukum dan HAM sebagai kementerian lembaga yang mendapat paten terbanyak dari seluruh kementerian lembaga se Indonesia.

“Pada 5 November lalu Balitbangtan mendapat penghargaan sebagai kementerian lembaga yang bisa mampu mendaftarkan 25 paten selama pandemi covid 19. Alhamdulillah ini bukti teman-teman di Balitbangtan tetap semangat melakukan riset di tengah pandemi covid 19. Ini juga berkat dorongan dan semangat yang diberikan oleh Menteri Pertanian,” papar Fadjry.

Selain itu, Fadjry juga menyampaikan hasil penelitian berupa varietas unggul baru (VUB) yang telah dilepas hingga oktober 2020, diantaranya 7 VUB tanaman pangan, 3 VUB perkebunan, 4 VUB hortikultura, dan sejumlah teknologi inovatif lainnya.

“Oleh karena itu, pada tahun ini Balitbangtan dapat memanfaatkan royalti yang merupakan kompensasi dari kerjasama lisensi invensi Balitbangtan senilai 2,79 M dimana 40 persen diantaranya merupakan imbalan royalti yang akan diserahkan kepada 16 peneliti oleh Menteri Pertanian pada 12 November nanti,” ungkap Fadjry.

Hal lain yang disampaikan Fadjry adalah program prioritas utama Balitbangtan pada tahun 2021 mendatang. Menurutnya, Balitbangtan telah merancang riset inovatif kolaboratif yang merangkul seluruh unit kerja dan unit pelaksana teknis, perguruan tinggi serta lembaga terkait agar hasil-hasil riset dapat dimanfaatkan secara maksimal.

Untuk mengoptimalkan kebun percobaan di seluruh indonesia, Balitbangtan juga menyiapakan benih unggul komoditas tanaman pangan, perkebunan, hortikultura, dan peternakan yang pengembangannya akan dilaksanakan bersama dirjen teknis lainnya.

Capaian Balitbangtan ini mendapat respon positif dari Menteri Pertanian, Syahrul Yasin Limpo yang hadir secara virtual. Ia mengatakan, prestasi yang diraih merupakan bukti bahwa pertanian merupakan kekuatan suatu negara dan kemajuan suatu daerah.

Menurutnya, Indonesia memiliki modal yang sangat besar untuk memajukan pertanian, mulai dari sumber daya alam hingga sumber daya manusianya. Untuk itu yang diperlukan selanjutnya keseriusan lembaga litbang dalam menghasilkan produk-produk unggulan yang bermanfaat bagi masyarakat.

“Intervensi yang perlu dilakukan di era sekarang ini adalah hadirnya Litbang yang makin kuat, hasil yang bisa diterapkan secara maksimal, dan keterampilan petani yang harus kita siapkan, serta menghadirkan teknologi dan mekanisasi yang lebih sesuai,” ujar Syahrul dalam sambutannya.

Rakor Balitbangtan diselenggarakan dalam rangka akselerasi kegiatan 2020 dan menyiapakan percepatan kegiatan 2021. Kegiatan ini diikuti oleh pejabat struktural unit kerja dan kepala unit pelaksana lingkup Balitbangtan dari seluruh Indonesia.

Dalam pelaksanaannya, panitia menerapkan protokol kesehatan cukup ketat, salah satunya dengan melaksanakan rapid test kepada seluruh peserta rapat. (Andika Bakti)