Menteri Luhut: Teknologi Kunci Keberhasilan Food Estate

Berita

 444 total views,  2 views today.

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Panjaitan mengunjungi kawasan Food Estate atau lumbung pangan di Desa Bentuk Jaya, Kecamatan Belantisiam, Kabupaten Kapuas, Kalimantan Tengah, Selasa (6/4/2021).

Kunjungan ini bertujuan untuk memastikan program food estate yang dikembangkan di provinsi ini bisa terlaksana dengan baik.

Selain Luhut, hadir pula Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo, Menteri PUPR Basuki Hadimuljono, Kepala Staf Kantor Kepresidenan Moeldoko, Gubernur Kalimantan Tengah Sugianto Sabran, serta sejumlah pejabat daerah lainnya.

Pada kesempatan ini Luhut menyampaikan, kunci dari pengembangan wilayah eks gambut ini adalah penataan air atau irigasi dan pengembangan teknologi. Untuk itu diperlukan sinergi dan koordinasi intensif antar kementerian terkait.

“Kemarin siang Presiden menyampaikan pesan dan meminta kepada saya agar program ini berjalan dan terintegrasi dari hulu ke hilir,” kata Luhut.

Dalam penerapan teknologi, Kementerian Pertanian hadir dengan paket teknologi pengelolaan tanaman secara terpadu padi rawa, yang disebut dengan RAISA (Rawa Insentif Super Aktual).

Dalam RAISA, terdapat komponen teknologi yang sudah dihasilkan Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian, seperti penggunaan varietas, penggunaan amelioran, sistem tata air, rekomendasi pemupukan serta pengendalian hama penyakit berdasarkan spesifik wilayah.

“Di sini adalah rawa tipe A, sehingga ketinggian dan kedalaman air sagat berpengaruh. Oleh karena itu mengolaan tata air menjadi penting di sini,” ujar Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian, Dr. Fadjry Djufry.

“Alhamdulillah dengan adanya kerja sama berbagai kementerian seperti PUPR, nanti juga ada Kemendes dan pemerintah daerah, kita akan coba hidupkan kembali lahan rawa yang sudah 15 tahun tidak dimanfaatkan ini,” pungkas Fadjry. (AB)