Peringati Hari Krida Pertanian, BB Biogen Ikuti Upacara Secara Online

Berita

 147 total views,  1 views today.

Sebagai salah satu unit pelaksana teknis dibawah Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian (Balitbangtan) Kementarian Pertanian (Kementan), Balai Besar Litbang Bioteknologi dan Sumber Daya Genetik Pertanian (BB Biogen) turut mengikuti Upacara Peringatan Hari Krida Pertanian ke-49 yang diselenggarakan secara online oleh Kementan pada Jumat (25/6/2021).

Selain Kepala BB Biogen Mastur PhD, turut pula dalam upacara ini Kepala Bagian Tata Usaha, Koordinator dan Sub Koordinator bagian, serta Kelompok Peneliti lingkup BB Biogen.

‘Pertanian Maju, Mandiri dan Modern, Petani Sejahtera’ dipilih menjadi tema peringatan Hari Krida Pertanian ke 49. Saat menjadi inspektur upacara, Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo menegaskan bahwa sebagai negara pertanian bermartabat, maka Pertanian di Indonesia harus Maju dan Mandiri dengan pemanfaatan sumber daya alam yang ada, dan pemenuhan kebutuhan masyarakat sedapat mungkin dari produksi dalam negeri.

“Pemanfaatan teknologi kekinian berbasis Artificial intelligence (AI), Internet of Things (IoT), drone dan robotic menjadi bentuk unsur modernitas dalam Pertanian. Tujuan akhirnya ya Maju Mandiri dan Modern serta bermuara pada kesejahteraan petani,” ujar Syahrul.

Syahrul menjelaskan, sektor pertanian menjadi kunci utama dalam meningkatkan dan memulihkan ekonomi nasional yang sempat terperosok akibat pandemi Covid 19 berkepanjangan. Pertanian juga dinilai sumber utama PDB serta sumber ekonomi keluarga karena mampu membuka lapangan kerja secara luas.

Dalam beberapa tahun terakhir, pertanian tumbuh terus menerus, dan tetap positif di tengah pandemi Covid-19 berkepanjangan.

Sejauh ini sektor pertanian Indonesia mampu mendorong ketahanan dan kedaulatan pangan secara cepat serta mampu menyiapkan ketersediaan pangan dalam menghadapi kemungkinan adanya ancaman krisis pangan global.

Berdasarkan data dari Badan Pusat Statistik (BPS), pertanian merupakan sektor andalan karena mampu tumbuh positif pada triwulan I 2021, yakni sebesar 2,95 persen. Menurutnya, pertumbuhan tersebut sangat menggembirakan karena 30 persen tenaga kerja Indonesia bekerja di sektor pertanian.

Tak hanya di dalam negeri, kinerja ekspor di sektor pertanian juga mengalami kenaikan yang signifikan hingga tahun 2020, kenaikan mencapai 15,54 persen dari tahun 2019 yang hanya Rp 390,16 Trilliun ke 450,79 Trilliun di tahun 2020.

Untuk tahun 2021, Januari-Maret 2021 ekspor Pertanian Indonesia mengalami kenaikan 31,79 persen jika dibandingkan Januari-Maret 2020 silam.

Capaian-capaian ini kemudian mendapatkan perhatian Badan Pangan Dunia/FAO dan menjadikan Indonesia sebagai Wakil Regional Asia. “Ini berarti kita sudah on the right track, jangan sampai stop. Kalian adalah Energizer (motor penggerak) semangat Pertanian di seluruh Indonesia,” tutur Mentan SYL mengapresiasi seluruh komponen Kementerian Pertanian.

Tak hanya itu, capaian kredibilitas dan transparansi anggaran juga mampu dicapai baik Kementerian Pertanian dengan diraihnya predikat AA (Sangat Memuaskan) dan Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), disamping 14 penghargaan nasional lainnya yang berhasil ditorehkan Kementerian Pertanian.

“Jaga ini semua, kalian harus hebat di lapangan. Konsolidasikan program yang mampu meningkatkan kesejahteraan Petani,” tambahnya.

Di akhir kata, Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo berpesan agar Kedaulatan Pangan menjadi jatidiri bangsa untuk membangun ekonomi dan Ketahanan Pangan harus menjadi penyangga bangsa. (AB)