Sosialisasi ITPGRFA, BB Biogen Tekankan Pentingnya Perlindungan SDG

Berita

 301 total views,  4 views today.

Balai Besar Penelitian dan Pengembangan Bioteknologi dan Sumber Daya Genetik Pertanian (BB Biogen) menyosialisasikan kerja sama internasional The International Treaty on Plant Genetic Resources for Food and Agriculture (ITPGRFA) secara online pada Jumat (30/7/2021).

Sosialisasi ini dilakukan untuk meningkatkan pemahaman, keterlibatan, dan partisipasi para stakeholder yang terdiri dari unit kerja lingkup Kementetian Pertanian, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, KKP, Kemenkumham, Kemenlu, Bappenas, KKP, LIPI, Pakar Komnas SDG, serta fakultas pertanian dari IPB, Universitas Padjajaran dan UGM.

Menurut Kepala BB Biogen, Mastur PhD, keterlibatan Indonesia dalam ITPGRFA telah diratifikasi melalui UU No.4 Tahun 2006 yang tujuannya untuk pelestarian, pemanfaatan, dan perlindungan sumber daya genetik (SDG).

“Dalam undang-undang tersebut dijelaskan manfaatnya ITPGRFA bagi Indonesia, diantaranya meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya SDGTPP (sumber daya genetik tanaman pangan dan pertanian) serta meningkatkan kemampuan nasional dalam pengelolaan SDGTPP,” jelas Mastur.

Lebih lanjut Mastur menyebut ITPGRFA juga dapat mencegah pencurian dan pengumpulan secara ilegal terhadap SDGTPP serta menjamin akses dan pembagian keuntungan yang adil dari pemanfaatan SDGTPP antar negara yang terlibat.

Terdapat tiga topik yang dibahas dalam kegiatan ini, diantaranya tentang Sejarah ITPGRFA yang disampaikan oleh Prof. M Sabran, Memanfaatkan Keanggotaan ITPGRFA untuk Kepentingan Nasional oleh Mastur PhD, serta Peran dan Posisi Indonesia dalam MLS (multilateral system) tentang Akses SDG dan Pembagian Keuntungannya oleh Dr. Puji Lestari. (AB)