Untuk Mendukung Peran SDG dan Bioteknologi dalam Pertanian yang Maju Mandiri Modern, Komnas SDG Kembali Menggelar Seminar Nasional

Berita

 211 total views,  5 views today.

Komisi Nasional Sumber Daya Genetik (Komnas SDG) kembali menyelenggarakan Seminar Nasional (Semnas) yang rutin diadakan setiap tahun. Semnas kali ini mengangkat tema “Peran Bioteknologi dan SDG dalam Mendukung Pertanian Maju, Mandiri dan Modern”. Balai Besar Penelitian dan Pengembangan Bioteknologi dan Sumber Daya Genetik Pertanian (BB BIOGEN) selaku Sekretariat KOMNAS SDG berkesempatan dan dipercaya untuk menjadi tuan rumah seminar kali ini.

Seminar kali ini berbeda dengan seminar yang telah kita selenggarakan beberapa kali sebelumnya, mengingat kondisi saat ini masih dalam masa Pandemi Covid-19. Jadi, Semnas ini diselenggarakan secara virtual, (15/9/2021).

Acara diawali dengan laporan dari Ketua Panitia Semnas Komnas SDG 2021 Rossa Yunita, mengenai agenda acara Seminas satu hari ini yang terdiri dari sesi pleno dan parallel serta laporan jumlah peserta yang turut dalam Semnas Komnas SDG.


Hadir dalam acara ini Kepala Badan Litbang Pertanian selaku Ketua Komisi Nasional SDG Fadjry Djufry. Bapak Kepala Balitbangtan membuka acara ini sekaligus memberikan sambutan dan arahannya mengenai makna dari diadakannya Seminar Nasional Komisi SDG yang rutin diadakan setiap tahun.

“Kita patut bersyukur bahwa di era pandemi global ini, kita masih diberi kesempatan untuk berkumpul dan bersama-sama berdiskusi dalam forum ilmiah ini. Kemajuan teknologi telah membantu kita untuk tetap berkarya dan saling terhubung secara virtual. Seminar Nasional Komnas SDG ini merupakan ajang untuk saling berbagi informasi terkait SDG,” tuturnya.

“Kita semua sudah memahami dan sepakat bahwa SDG merupakan komponen yang sangat penting dalam mencapai ketahanan pangan dan pertanian yang berkelanjutan. Untuk memaksimalkan peran ilmu bioteknologi dalam pengelolaan SDG tersebut masih sangat banyak hal yang harus dipelajari, digali, dan diteliti. Banyak aspek yang perlu dilakukan dan digali secara terus menerus dari SDG, mulai inventory, penggalian potensinya melalui ilmu bioteknologi, pemanfaatannya, dan perlindungannya,” lanjutnya.

Semnas Komnas SDG 2021 terdiri dari sesi Pleno dan sesi parallel. Dalam sesi pleno ada tiga pembicara utama yang akan memberikan presentasi dan berbagi ilmu dan kepakarannya, yaitu Dr. Wiguna Rahman, Dr. Ika Roostika, dan Prof. Dr. Ir. Sugiono Moeljopawiro, M.Sc.

Untuk sesi paralel panitia menerima 69 makalah dengan 4 ruang lingkup. 30 makalah ruang lingkup Bioteknologi dan SDG tanaman pangan, 18 makalah ruang lingkup Bioteknologi dan SDG tanaman hortikultura, 7 makalah ruang lingkup Bioteknologi dan SDG tanaman perkebunan, 14 makalah ruang lingkup hewan dan organisme lain.

”Seminar nasional ini dapat terselenggara berkat bantuan dari berbagai pihak. Untuk itu pada kesempatan ini izinkan kami megucapkan terima kasih kepada Kepala Badan Litbang Pertanian beserta jajarannya, para narasumber, tim pakar, serta para pemakalah oral dan peserta yang berpartisipasi pada kegiatan seminar nasional ini. Semoga peserta seminar mendapatkan manfaat yang besar dari kegiatan ini sehingga mampu mewujudkan atmosfer riset dan pemanfaatan SDG yang baik, berkelanjutan dan berkualitas sesuai dengan perkembangan ilmu dan teknologi yang berkembang pada saaat ini,” pungkas Rossa. (MHZ)