Mega Raya Siap Kembangkan Inovasi Teknologi Kultur Jaringan Porang Rakitan Balitbangtan

Berita

 227 total views,  2 views today.

Benih menjadi syarat utama suksesnya budidaya tanaman. Selama ini, porang diperbanyak secara konvensional menggunakan umbi, katak/bulbil, dan bijinya. Kultur jaringan menawarkan beberapa keunggulan, antara lain kepastian varietas, kemurnian dan keseragaman benih yang tinggi, dapat diproduksi secara masal dalam waktu yang realatif cepat, dan benih dapat tersedia sepanjang tahun.

Balitbangtan Kementerian Pertanian telah menghasilkan invensi teknik kultur jaringan porang dan telah terdaftar sebagai paten pada 30 Desember 2020. Teknologi ini menjadi pilihan bijak ketika benih langka dan tuntutan kualitas tinggi.

CV Mega Raya adalah salah satu lisensor yang siap mengembangkan inovasi ini untuk produksi benih porang secara masal. Sejak dimulai pada September 2021, saat ini telah tersedia ribuan botol kultur jaringan porang di laboratorium milik CV Mega Raya. Beberapa planlet bahkan telah diaklimatisasi. Kolaborasi lembaga riset dan swasta ini diharapkan menjadi solusi dalam mendongkrak ekspor porang sebagai komoditas andalan sesuai arahan Presiden Jokowi.

Bibit kultur jaringan porang yang dikembangkan di Laboratorium Kultur Jaringan, BB Biogen