BB Biogen Kembali Gelar Bimtek, Kenalkan VUB Padi dan Cabai ke Petani Kabupaten Semarang

Berita

 159 total views,  3 views today.

Balai Besar Penelitian dan Pengembangan Bioteknologi dan Sumber Daya Genetik Pertanian (BB Biogen) kembali menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Petani, hari Kamis (23/6/2022). Bimtek kali ini memperkenalkan varietas unggul baru (VUB) padi Bioemas Agritan dan cabai Biocarpa Agrihorti. Acara ini bertempat di Gedung Serbaguna Balai Pengkajian Teknologi Pertanian Jawa Tengah (BPTP Jateng).
Kepala BB Biogen, Ir. Mastur, M.Si., Ph.D., saat membuka acara menyampaikan terima kasih dan menyampaikan bahwa kegiatan bimtek petani masih berjalan di tahun ini, dengan misi membawa produk VUB hasil rakitan BB Biogen dapat bermanfaat serta tersampaikan kepada para petani.
“Saya berharap dengan diadakannya bimtek petani, VUB yang dihasilkan oleh Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian (Balitbangtan) melalui BB Biogen dapat diadopsi dan dikembangkan secara luas di Kabupaten Semarang,” ujar Mastur.
Turut hadir dalam acara ini, Kepala BPTP Jateng Arif Surahman, Ph.D, dan Kepala Dinas Pertanian, Perikanan, dan Pangan Kabupaten Semarang Ir. Wigati Sunu, MBA.
Arif Surahman, Ph.D., selaku Kepala BPTP Jateng menyambut baik gelaran Bimtek Petani oleh BB Biogen
“Terima kasih kepada BB Biogen yang sudah bekerja sama dengan BPTP Jateng dalam rangka menyebarluaskan VUB yang sudah dihasilkan oleh BB Biogen. Diharapkan dengan kerja sama pelaksanaan bimtek ini penyebarluasan VUB terutama padi Bioemas Agritan dan cabai Biocarpa Agrihorti bisa berjalan dengan baik, terutama di wilayah Jateng,” bukanya.
Nur Azizah, M.Si., Koordinator Program dan Evaluasi BB Biogen turut menjelaskan tujuan diselenggarakannya bimtek petani.
“Acara ini diselenggarakan dengan tujuan untuk menyebarluaskan dan memanfaatkan VUB hasil rakitan Balitbangtan, serta berbagi ilmu dan teknologi kepada masyarakat Kabupaten Semarang khususnya para petani. Kami harapkan dalam jangka pendek dan jangka menengah mampu berkontribusi dalam peningkatan produktivitas, serta dalam jangka panjang mampu berkontribusi dalam peningkatan pendapatan petani,” ungkap Nur Azizah.
Pada kesempatan yang sama, Kepala Dinas Pertanian, Perikanan, dan Pangan Ir. Wigati Sunu, MBA., menyambut baik dan memberikan apresiasi penyelenggaraan acara yang difasilitasi oleh BB Biogen.
“Kami memberikan apresiasi dan penghargaan yang setinggi-tingginya atas gelaran Bimtek Petani Padi Bioemas Agritan dan Cabai Biocarpa Agrihorti yang dilaksanakan di BPTP Jateng yang diinisiasi oleh BB Biogen. Harapannya setelah gelaran Bimtek ini para petani bisa lebih meningkatkan pemahaman, meningkatkan pengetahuan terkait budi daya Padi Bioemas Agritan dan Cabai Biocarpa Agrihorti, sehingga dapat meningkatkan produksi, produktivitas, dan meningkatkan pendapatan para petani,” ujar Wiganti.
Dalam bimtek ini, peserta juga dibekali dengan materi “Teknik Budi Daya Padi Bioemas” yang disampaikan oleh Ir. Ekaningtyas Kushartanti, MP, penyuluh BPTP Jateng, dan “Teknik Budi Daya Cabai Biocarpa Agrihorti” yang disampaikan oleh Fitri Lestari, S.TP., penyuluh BPTP Jateng.
Usai acara, dilakukan serah terima benih label kuning padi Bioemas Agritan dan cabai Biocarpa Agrihorti yang telah dilepas oleh BB Biogen Balitbangtan Kementan pada tahun 2021 dari Kepala BB Biogen kepada Kepala BPTP Jateng dan Kepala Dinas Pertanian, Perikanan, dan Pangan Kabupaten Semarang, dilanjutkan dengan serah terima dari Bapak Kepala Dinas Pertanian, Perikanan, dan Pangan Kabupaten Semarang kepada perwakilan Kelompok Tani.
Masrukan, salah satu peserta perwakilan dari petani menyampaikan ketertarikannya untuk menanam padi VUB Bioemas Agritan.
“Saya sangat tertarik dengan VUB Padi Bioemas Agritan, karena sesuai paparan tadi sangat luar biasa penjelasannya, untuk musim tanam berikutnya saya akan mencoba untuk menanam padi Bioemas Agritan. Semoga dengan adanya VUB ini menjadi jawaban apa yang selama ini dikeluhkan oleh para petani untuk mendapatkan benih yang unggul, berkualitas, dan bisa mendapatkan hasil yang melimpah,” ucapnya.
Peserta yang mengikuti bimtek sebanyak 60 orang terdiri atas penyuluh dan petani yang berasal dari 19 kecamatan di Kabupaten Semarang. (MHZ)