Presiden Puas Lihat Stok dan Kinerja Logistik Perbenihan Padi

Berita

 219 total views,  2 views today.

Presiden RI Joko Widodo melakukan kunjungan kerja ke Balai Besar Penelitian Tanaman Padi (BB Padi) di Kabupaten Subang, Provinsi Jawa Barat, pada Selasa, 12 Juli 2022. Kedatangan Presiden ke BB Padi antara lain untuk memastikan ketersediaan pangan, utamanya beras di Tanah Air.

“Pagi hari ini saya datang ke BB Padi Kementerian Pertanian dalam rangka untuk memastikan ketersediaan pangan kita, utamanya beras, karena memang di balai ini benih-benih varietas unggul kita itu disiapkan,” ujar Presiden RI.

Menurut Joko Widodo, saat ini dunia sedang mengalami kekurangan pangan di mana-mana. Oleh karena itu, Presiden meminta semua pihak agar waspada dan memastikan agar ketersediaan pangan di Indonesia berada dalam kondisi yang aman.

Di dalan kunjungan kerja ke BB Padi, Presiden RI melihat gudang plasma nutfah yang menyimpan berbagai koleksi dan konservasi plasma nutfah tanaman padi. Presiden melihat bahwa BB Padi telah menyiapkan varietas unggul serta menemukan varietas unggul baru yang lain.

Selanjutnya Presiden menekankan bahwa benih memiliki peranan yang sangat penting dalam menaikkan produksi beras nasional di setiap hektarnya. Jika betul-betul didampingi oleh para Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL), Presiden yakin lahan pertanian yang dikelola akan menghasilkan panen yang baik.

Di saat yang sama, Presiden juga menekankan agar para jajarannya tidak hanya fokus pada satu jenis pangan saja (beras). Presiden mendorong agar tanaman pangan lain seperti sagu, sorgum, porang, jagung, hingga ketela pohon untuk terus dikembangkan dan ditingkatkan produksinya.

“Saya sangat yakin, karena kita sudah tiga tahun ini tidak impor beras, saya yakin swasembada beras kita akan segera tercapai,” pungkasnya.

Turut mendampingi Presiden RI dalam Kunjungan Kerja ke BB Padi, yaitu Syahrul Yasin Limpo selaku Menteri Pertanian, Pramono Anung selaku Sekretaris Kabinet, Erik Thohir Selaku Menteri BUMN, Uu Ruzhanul Ulum selaku Wakil Gubernur Jawa Barat, dan Ruhimat selaku Bupati Subang.

Pada kesempatan itu, juga dilakukan pameran yang menggambarkan kinerja pangan alternatif dan komoditas pertanian lainnya. Inovasi pangan lokal yang ditampilkan dari berbagai unit kerja lingkup Kementan, yaitu Ditjen TP, Ditjen Horti, Ditjen PKH, Ditjenbun, Balitbangtan (Puslitbangtan, Puslitbanghorti, Puslitbangbun, Puslitbangnak, BB Biogen, BB Pascapanen, BBSDLP, BBP Mektan, Balitsereal, Balittro, dan Balittri). Salah satu unit kerja di bawah Balitbangtan, yaitu BB Biogen menampilkan inovasi pangan lokal seperti, sorgum manis bioguma 1, 2 dan 3, kedelai biosoy 1 dan 2, kedelai sayur edamame biomax 1 dan 2, serta tempe yang terbuat dari kedelai varietas biosoy.